UPAYA PENCEGAHAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DALAM KEGIATAN STEVEDORING SUPPLY VESSEL OSAM MANILA PADA PT EASTERN LOGISTICS LAMONGAN SHOREBASE

Hotmanahan Sihombing, Haidar Nur Fauzan

Abstract


Upaya Pencegahan Risiko Kecelakaan Kerja Kegiatan Stevedoring Supply Vessel Osam Manila Pada PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase masih terdapat kendala. Permasalahan dalam penelitian ini adalah : kurangnya kepedulian Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja, tidak ada pengawasan dari Departement Health Safety and Environment (HSE) saat kegiatan stevedoring berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui upaya pencegahan risiko kecelakaan kerja terhadap Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) pada saat kegiatan stevedoring di jetty pada PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan desain kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase dari bulan Februari 2018 sampai dengan bulan Juli 2018. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara (interview), observasi dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan informan yang dijadikan penelitian adalah Supervisor Jetty, dan Tallyman.

Hasil penelitian ini adalah : 1) upaya pencegahan penyebab timbulnya risiko kecelakaan kerja terhadap Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) saat kegiatan stevedoring di jetty pada PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase adalah : terpasangnya cctv dan kartu Hazard Observation Card (HOC) sebagai alat untuk mengetahui jika terjadinya keadaan/ kondisi tidak aman, pada saat proses stevedoring berlangsung wajib dibawah pengawasan Departement Health Safety and Environment (HSE), mensosialisasikan peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang berlaku dengan memberikan sanksi tegas kepada TKBM yang masih tetap melanggar, mengadakan diklat Basic Safety Trainning untuk TKBM dan pekerja lainnya, sebelum melaksanakan kegiatan stevedoring wajib melaksanakan safety briefing/ internal meeting, menambah rambu-rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja di area jetty yang disesuaikan dengan risiko yang ada pada saat kegiatan stevedoring tersebut. 2) penyebab timbulnya risiko kecelakaan kerja kegiatan stevedoring perlu adanya pengawasan, yaitu : mencegah terjadinya risiko kecelakaan kerja, memperbaiki dan memberikan arahan ketika terdapat kondisi yang tidak aman, untuk meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman.

References


Armanda. 2006. Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Bandung: CV Haji Masagung.

Arthur Williams dan Richard M.H. 1987. Risk Management and Insurance. New York; London: McGraw-Hill Book Company.

Abas, Salim. 2007. Asuransi & Manajemen Risiko. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Austen dan R.H.Neale. 1991. Manajemen Proyek Konstruksi. Jakarta: PPM.

Bird dan Germain. 1990. Practical Loss Control Leadership. Logville: Institute Publishing (A Divion of International Loss Control Institute).

Pramana. Tony 2011. Manajemen Risiko Bisnis. Jakarta: Sinar Ilmu Publishing.

Ramli. 2010. Pedoman Praktis Manajemen Risiko Dalam Prespektif K3 OHS Risk Management. Jakarta: Dian Rakyat.

Suyono. 2005. Shipping: Pengangkutan Intermoda Ekspor Impor Melalui Laut. Jakarta: PPM.

Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 Pasal 23 ayat (3) Tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 Pasal 2 ayat (1) Bab II Tentang Ruang Lingkup Keselamatan Kerja.

Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 Pasal 23 Bagian ke 6 Tentang Kesehatan Kerja.

William & Heins. 1985. Manajemen Risiko Bisnis. Jakarta: PT. Rosada Karya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


MUARA | Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional

ISSN : 2715-6583