PENERAPAN ISM CODE UNTUK MENGOPTIMALKAN KESELAMATAN KERJA KAPAL MT PUPUK INDONESIA DI PT PUPUK INDONESIA LOGISTIK

Sri Dweni Astuti, Rahman Muladi

Abstract


ISM Code adalah Suatu kode (petunjuk rinci) tentang manajemen internasional untuk mengoperasikan kapal agar selamat (safe operation) dan menjaga lingkungan hidup. Permasalahan dalam Penerapan ISM Code Untuk Megoptimalkan Keselamatan Kerja Kapal yaitu adanya unsur ketidakterampilan dan ketidakcakapan awak kapal dalam mematuhi kedisiplinan aturan kerja ataupun kurangnya pengetahuan awak kapal tentang  pentingnya pelatihan di atas kapal. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui penerapan ISM Code di MT Pupuk Indonesia Logistik. 2) Untuk mengetahui pihak yang terlibat pada penerapan ISM Code  dengan keselamatan kerja kapal MT Pupuk Indonesia di PT Pupuk Indonesia Logistik.

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara (interview), observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan informan (narasumber) yang dijadikan penelitian adalah pegawai yang terdiri dari bagian Divisi GM Operasional dan Divisi HSSE (Health Safety Security Environment) di PT Pupuk Indonesia Logistk.

Hasil penelitian ini adalah: 1)Penerapan ISM Code Untuk Mengoptimalkan Kerja Kapal MT Pupuk Indonesia di PT Pupuk Indonesia Logistik terdiri dari serangkaian kegiatan antara lain: a). Persiapan alat keselamatan kerja di atas kapal. b). Keterampilan dan kecakapan awak kapal dalam mewujudkan keselamatan di atas kapal. 2)  Secara umum Penerapan ISM Code I untuk Mengoptimalkan Keselamatan Kerja Kapal MT Pupuk Indonesia di PT Pupuk Indonesia Logistik sudah berhasil dalam menangani prosedur-prosedur keselamatan pengperasian kapal di antaranya prosedur menghadapi cuaca buruk, prosedur menghadapi alur pelayaran sempit, prosedur kemudi darurat dan lain- lain.

References


Azhar. 2012. Peranan Crew Kapal PT Pelni Terhadap Keselamatan dan Kenyamanan Penumpang Di Atas Kapal

Enggar, Haqi. 2010. Hubungan Antara Keperawatan Kapal Dengan Keselamatan Awak Kapal Pada PT Berlian Laju Tanker.

Harahap, Indra .2010. Peranan Alat Keselamatan Yang Ada Di Kapal MV Fortune di PT Salam Pacific Indonesia

Sovian, Saputra.1998 Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Motivasi Kerja Awak Kapal SV. Kenari milik PT Baruna Raya Logistik di Jakarta.

Wijaya. 2012. Hubungan Keselamatan Terhadap Produktivitas Kerja ABK KM. Marina Star 3 pada PT Meratus Line Surabaya. Tugas Akhir. Program Diploma III Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga, Akademi Maritim Yogyakarta

Monandar, Theddy. 2017. Mencegah Terjadinya Bahaya dari Snapback Zone untuk Meningktakan Keselamatan Kerja di MV. DL Lavender.

Capt. Sutiyar, dkk. 1994. Kamus Istilah Pelayaran & Perkapalan. Jakarta: Pustaka Beta.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Marine Safety Digest, Improving Safety at Sea, Buletin KNKT Departemen Perhubungan Jakarta, 2011

Kamaluddin, Rustian, 1986. Ekonomi Transportasi, Edisi Kedua. Penerbit Ghalia Indonesia. Jakarta.

M.N. Nasution. 2008. Manajemen Transportasi Cet.1 Ed. 3. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Prastowo, Andi. 2010. Menguasai Teknik-Teknik Koleksi dan Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Diva Press.

R.P. Suyono. 2001. Shipping: Pengangkutan Intermodal Ekspor Impor Melalui Laut. Jakarta: PPM.

Richarcd F. Gerson, 2001. Mengukur Kepuasan Pelanggan, Jakarta: Penerbit PPM

Salim, Abbas. 2006. Manajemen Transportasi Laut. Jakarta: Raja Grafindo

Sudarsono. 1992. Pengantar Ilmu Ekonomi. Jakarta: PT Gunung Agung.

Sudjatmiko, F.D.C. 1985. Pokok-pokok Pelayaran Niaga. Jakarta: Akademika Pressindo.

Suranto, 2004. Manajemen Operasional Angkutan Laut dan Kepelabuhanan serta Prosedur Impor Barang, Jakarta: Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama

Widyhartono, 1986. Peranan Transportasi. Yogyakarta: BPFE

Pemerintah Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah No.17 Tahun 2008 tentang Pelayaran


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


MUARA | Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional

ISSN : xxxx-xxxx